SEBAGAI warga Ibu Kota, seharusnya kita sudah paham
betul tentang kondisi Jakarta yang rawan banjir di kala musim penghujan.
Sayangnya, warga Ibu Kota sendiri pun kurang peka dengan situasi
Jakarta yang rentan terkena musibah banjir. Tumpukan sampah sering kita
jumpai di setiap sudut jalan Ibu Kota, bahkan Jakarta tak ubahnya
seperti tong sampah raksasa yang membuat masyarakatnya bisa membuang
sampah di mana pun.
Kurangnya kesadaran akan kebersihan lingkungan inilah yang membuat
Jakarta makin mudah tenggelam di saat musim hujan. Kita bisa bercermin
pada negara tetangga, Singapura, yang sukses mendisiplinkan warganya
untuk hidup bersih. Berbagai pembangunan fisik, seperti proyek Kanal
Banjir Barat dan Timur pun sudah diupayakan, namun belum memberikan
hasil yang maksimal. Alangkah lebih baik lagi, jika pemerintah
bekerjasama dengan organisasi-organisasi pecinta lingkungan dari
berbagai kalangan memberikan edukasi secara menyeluruh kepada masyarakat
tentang pentingnya menjaga lingkungan agar tetap hijau dan seimbang.
Program edukasi tersebut juga akan lebih efektif jika ditanamkan sejak
dini, seperti pada anak-anak sekolah agar nantinya mereka sadar betul
bahwa lingkungan yang sehat akan membuat mereka terhindar dari banjir.
Selain itu, kurangnya daerah serapan air dan ruang terbuka hijau juga
menjadi faktor pendukung datangnya banjir besar di Jakarta baru-baru
ini. Pembangunan gedung-gedung pencakar langit serta mal-mal mewah
membuat lahan hijau di Jakarta semakin berkurang. Padahal, jika kita
perhatikan, mal-mal di Jakarta tidak semuanya ramai, hanya beberapa mal
yang dipadati pengunjung. Anak-anak muda Jakarta, tentu membutuhkan
ruang terbuka hijau yang bisa digunakan sebagai sarana rekreasi dan
berkumpul berbagai komunitas sehingga membuat mereka lebih kreatif lagi.
Melihat masalah ini, sebaiknya Pemda bekerjasama dengan Pemerintah
pusat segera membuat peraturan pengetatan izin mendirikan bangunan
(IMB).
Jika kita lihat di daerah Puncak, Jawa Barat, banyak sekali daerah yang
sebetulnya bisa menjadi daerah serapan air malah disulap menjadi
vila-vila mewah. Dan yang lebih membuat kita prihatin ternyata vila-vila
tersebut pun dimiliki oleh pejabat negara serta sosialita Tanah Air
yang seharusnya menjadi panutan masyarakat lain. Tak hanya itu,
masyarakat yang tinggal di bantaran kali Ciliwung juga harus
dipindahkan. Memang tak mudah untuk memindahkan mereka, tapi Jakarta
akan terus dikepung banjir jika kita diam saja membiarkan mereka tetap
hidup di pinggir kali. Hal ini harus dilakukan, mengingat kondisi kali
Ciliwung sendiri yang semakin lama semakin dangkal sehingga tak mampu
lagi menampung debit air di saat musim hujan.
Pada intinya, kerjasama antara pemerintah dengan masyarakat yang baik
dan selaras cepat atau lambat bisa sedikit demi sedikit menyelesaikan
masalah banjir. Akan menjadi sia-sia jika usaha pemerintah yang sudah
membangun berbagai bendungan atau kanal demi mencegah banjir, tapi
masyarakatnya malah tidak berusaha untuk menjaga lingkungan.
sumber : http://kampus.okezone.com/read/2013/01/25/367/751500/perlunya-disiplin-lingkungan-demi-mencegah-banjir
Jumat, 25 Januari 2013
Kompetensi Bukan Hanya Knowledge, Tapi juga Soft Skills
SOLO – Perkembangan zaman dan pesatnya globalisasi
tidak hanya memunculkan berbagai fenomena sosial, ekonomi, budaya dan
teknologi, tetapi juga kian ketatnya tingkat kompetisi baik antarnegara
maupun antarindividu. Menurut Rektor Universitas Sebelas maret (UNS)
Surakarta, Ravik Karsidi, ketatnya kompetisi ini perlu dijawab dengan
kompetensi yang tepat, terutama pada para lulusan perguruan tinggi.
Pria yang memulai karier kependidikannya di UNS pada 1981 ini berujar, perguruan tinggi sebagai lembaga yang mengembangkan knowledge, juga mesti mencetak mahasiswanya agar memiliki soft skills yang memadai. Dengan demikian, para lulusannya pun dapat menjadi individu yang kompeten. Menurutnya, lulusan yang kompeten tidak sekadar mampu menguasai pengetahuan dan teknologi di bidangnya, melainkan juga mampu mengaplikasikan kompetensinya dan memiliki soft skills yang memadai.
Sarjana Ilmu Pendidikan dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNS itu memaparkan, ilmu pengetahuan dan teknologi yang diberikan perguruan tinggi kepada para lulusannya adalah bekal hard skills. Sementara itu, bekal soft skills diberikan melalui pengembangan kemampuan berkomunikasi baik lisan, tulisan maupun gambar, kemampuan bekerja secara mandiri atau tim, kemampuan berlogika dan kemampuan menganalisis.
"Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa untuk mencapai puncak keberhasilan, bukan hanya hard skills yang dibutuhkan, tetapi juga soft skills. Bahkan dalam banyak hal, keunggulan seseorang pada soft skills justru menjadi faktor penting yang menentukan keberhasilan hidupnya," ujar Ravik ketika ditemui Okezone di ruang kerjanya, kampus UNS, Solo, baru-baru ini.
Pakar Sosiologi Pendidikan itu mengimbuh, selain menyeimbangkan hard skills dan soft skills, pihak kampus juga harus terus mengasah potensi mahasiswanya. Dalam hal ini, ujar pria asli Sragen itu, potensi diri mahasiswa yang terdiri dari cipta, rasa dan karsa diaktualisasikan dalam "karya" mereka. Potensi inilah yang melahirkan beragam kreasi dan prestasi para civitas akademika.
Proses mengasah potensi ini juga dimaksudkan untuk membentuk jiwa kewirausahaan dan kemandirian para mahasiswa. Sehingga, ketika lulus dari perguruan tinggi mereka akan memiliki bekal untuk menggapai sukses.
Menurut pria kelahiran 2 Juli 1957 ini, pengembangan jiwa kewirausahaan di perguruan tinggi akan bermanfaat tidak hanya bagi para mahasiswa tetapi juga bagi institusi perguruan tinggi tersebut. Ravik menyebut, hal ini akan menciptakan keseimbangan akademis; kemampuan bersikap dan kemampuan berkarya dalam rangka menuju pengembangan diri, baik sebagai wirausaha baru (WUB) yang profesional, mandiri dan inovatif; serta menjadi alumni yang berwawasan kemandirian.
"Selain itu, akan memperpendek masa tunggu lulusan dalam mendapatkan pekerjaan. Juga mewujudkan program entrepreneur education untuk mencapai terbentuknya sumber daya manusia yang terdidik, berkualitas dan mandiri," imbuh pemegang gelar master dan doktor dari Institut Pertanian Bogor (IPB) itu.
sumber : http://kampus.okezone.com/read/2012/11/19/417/720128/kompetensi-bukan-hanya-knowledge-tapi-juga-soft-skills
Pria yang memulai karier kependidikannya di UNS pada 1981 ini berujar, perguruan tinggi sebagai lembaga yang mengembangkan knowledge, juga mesti mencetak mahasiswanya agar memiliki soft skills yang memadai. Dengan demikian, para lulusannya pun dapat menjadi individu yang kompeten. Menurutnya, lulusan yang kompeten tidak sekadar mampu menguasai pengetahuan dan teknologi di bidangnya, melainkan juga mampu mengaplikasikan kompetensinya dan memiliki soft skills yang memadai.
Sarjana Ilmu Pendidikan dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNS itu memaparkan, ilmu pengetahuan dan teknologi yang diberikan perguruan tinggi kepada para lulusannya adalah bekal hard skills. Sementara itu, bekal soft skills diberikan melalui pengembangan kemampuan berkomunikasi baik lisan, tulisan maupun gambar, kemampuan bekerja secara mandiri atau tim, kemampuan berlogika dan kemampuan menganalisis.
"Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa untuk mencapai puncak keberhasilan, bukan hanya hard skills yang dibutuhkan, tetapi juga soft skills. Bahkan dalam banyak hal, keunggulan seseorang pada soft skills justru menjadi faktor penting yang menentukan keberhasilan hidupnya," ujar Ravik ketika ditemui Okezone di ruang kerjanya, kampus UNS, Solo, baru-baru ini.
Pakar Sosiologi Pendidikan itu mengimbuh, selain menyeimbangkan hard skills dan soft skills, pihak kampus juga harus terus mengasah potensi mahasiswanya. Dalam hal ini, ujar pria asli Sragen itu, potensi diri mahasiswa yang terdiri dari cipta, rasa dan karsa diaktualisasikan dalam "karya" mereka. Potensi inilah yang melahirkan beragam kreasi dan prestasi para civitas akademika.
Proses mengasah potensi ini juga dimaksudkan untuk membentuk jiwa kewirausahaan dan kemandirian para mahasiswa. Sehingga, ketika lulus dari perguruan tinggi mereka akan memiliki bekal untuk menggapai sukses.
Menurut pria kelahiran 2 Juli 1957 ini, pengembangan jiwa kewirausahaan di perguruan tinggi akan bermanfaat tidak hanya bagi para mahasiswa tetapi juga bagi institusi perguruan tinggi tersebut. Ravik menyebut, hal ini akan menciptakan keseimbangan akademis; kemampuan bersikap dan kemampuan berkarya dalam rangka menuju pengembangan diri, baik sebagai wirausaha baru (WUB) yang profesional, mandiri dan inovatif; serta menjadi alumni yang berwawasan kemandirian.
"Selain itu, akan memperpendek masa tunggu lulusan dalam mendapatkan pekerjaan. Juga mewujudkan program entrepreneur education untuk mencapai terbentuknya sumber daya manusia yang terdidik, berkualitas dan mandiri," imbuh pemegang gelar master dan doktor dari Institut Pertanian Bogor (IPB) itu.
sumber : http://kampus.okezone.com/read/2012/11/19/417/720128/kompetensi-bukan-hanya-knowledge-tapi-juga-soft-skills
Pilihan Allah Pasti Baik
Apabila dua orang telah digariskan untuk dapat hidup bersama...
maka...
sejauh apapun mereka...
sebanyak apapun rintangan yang menghalangi...
sebesar apapun beda diantara mereka...
sekuat apapun usaha mereka untuk menghindarkannya...
meski mereka tidak pernah komunikasi sebelumnya...
meski mereka sama sekali tidak pernah membayangkan sebelumnya bahkan tidak pernah saling bertegur sapa...
PASTI tetap saja mereka akan bersatu....
Seakan ada magnet yang menarik mereka...
akan ada hal yang datang untuk menyatukan mereka berdua akan ada suatu kejadian yang membuat mereka saling mendekat dan akhirnya bersatu...
Namun...
Apabila dua orang telah ditetapkan untuk tidak berjodoh...
maka...
Sebesar apapun usaha mereka untuk saling mendekat...
Sekeras apapun upaya orang disekitar mereka untuk menyatukannya...
Sekuat apapun perasaan yang ada diantara mereka berdua...
Sebanyak apapun komunikasi diantara mereka sebelumnya...
PASTI akan ada hal yang membuat mereka akhirnya saling menjauh ,ada hal yang membuat mereka saling merasa tidak cocok, ada hal yang membuat mereka saling menyadari bahwa memang bukan dia yang terbaik ,ada kejadian yang menghalangi mereka untuk bersatu...bahkan kalau mereka diikat sekalipun pasti akan terlerai ikatan itu..
Namun...yang perlu kita ingat adalah...
Yakinlah dengan segala Ketentuan yg diberikan oleh Allah ,apa yg telah digariskan,yg telah ditulis oleh Allah dalam Kitab_Nya..
Adalah yg TERBAIK untuk kita kerana Dia lah yang Maha Tahu apa yang TERBAIK buat kita...sementara kita hanya mengetahui sedikit dan itupun hanya berdasarkan pada persangkaan kita...
Maka itu,
Jika kita tidak mendapatkan suatu hal yang kita inginkan...
itu bukan berarti bahwa kita tidak pantas untuk mendapatkannya....namun justru bererti kita pantas mendapatkan yang lebih baik lagi...
meskipun saat ini...mata manusia kita tidak memahaminya...
meskipun saat itu...perasaan kita memandangnya dengan sebelah mata...meskipun saat itu...otak kita melihatnya sebagai sesuatu yang buruk....
Tidak...jangan terburu-buru mengatakan bahwa engkau telah diberikan sesuatu yang buruk....bahwa engkau tidak pantas....karena kelak...engkau akan menyadarinya...bahwa apa yang telah hilang darimu....bahwa apa yang tidak engkau dapatkan....bukanlah yang terbaik untukmu...bukanlah yang pantas untukmu...bukanlah sesuatu yang baik untukmu....
Perbanyakkanlah bekalmu dan doamu...
Yakinlah.. Allah akan memilihkan yang Terbaik buatmu dan menggantikan kehilangan itu dengan yang lebih baik lagi banding yg hilang menurut pilihan_Nya....
sumber : https://www.facebook.com/pages/Ayat-Ayat-Cinta/223037647831635?group_id=0
sejauh apapun mereka...
sebanyak apapun rintangan yang menghalangi...
sebesar apapun beda diantara mereka...
sekuat apapun usaha mereka untuk menghindarkannya...
meski mereka tidak pernah komunikasi sebelumnya...
meski mereka sama sekali tidak pernah membayangkan sebelumnya bahkan tidak pernah saling bertegur sapa...
PASTI tetap saja mereka akan bersatu....
Seakan ada magnet yang menarik mereka...
akan ada hal yang datang untuk menyatukan mereka berdua akan ada suatu kejadian yang membuat mereka saling mendekat dan akhirnya bersatu...
Namun...
Apabila dua orang telah ditetapkan untuk tidak berjodoh...
maka...
Sebesar apapun usaha mereka untuk saling mendekat...
Sekeras apapun upaya orang disekitar mereka untuk menyatukannya...
Sekuat apapun perasaan yang ada diantara mereka berdua...
Sebanyak apapun komunikasi diantara mereka sebelumnya...
PASTI akan ada hal yang membuat mereka akhirnya saling menjauh ,ada hal yang membuat mereka saling merasa tidak cocok, ada hal yang membuat mereka saling menyadari bahwa memang bukan dia yang terbaik ,ada kejadian yang menghalangi mereka untuk bersatu...bahkan kalau mereka diikat sekalipun pasti akan terlerai ikatan itu..
Namun...yang perlu kita ingat adalah...
Yakinlah dengan segala Ketentuan yg diberikan oleh Allah ,apa yg telah digariskan,yg telah ditulis oleh Allah dalam Kitab_Nya..
Adalah yg TERBAIK untuk kita kerana Dia lah yang Maha Tahu apa yang TERBAIK buat kita...sementara kita hanya mengetahui sedikit dan itupun hanya berdasarkan pada persangkaan kita...
Maka itu,
Jika kita tidak mendapatkan suatu hal yang kita inginkan...
itu bukan berarti bahwa kita tidak pantas untuk mendapatkannya....namun justru bererti kita pantas mendapatkan yang lebih baik lagi...
meskipun saat ini...mata manusia kita tidak memahaminya...
meskipun saat itu...perasaan kita memandangnya dengan sebelah mata...meskipun saat itu...otak kita melihatnya sebagai sesuatu yang buruk....
Tidak...jangan terburu-buru mengatakan bahwa engkau telah diberikan sesuatu yang buruk....bahwa engkau tidak pantas....karena kelak...engkau akan menyadarinya...bahwa apa yang telah hilang darimu....bahwa apa yang tidak engkau dapatkan....bukanlah yang terbaik untukmu...bukanlah yang pantas untukmu...bukanlah sesuatu yang baik untukmu....
Perbanyakkanlah bekalmu dan doamu...
Yakinlah.. Allah akan memilihkan yang Terbaik buatmu dan menggantikan kehilangan itu dengan yang lebih baik lagi banding yg hilang menurut pilihan_Nya....
sumber : https://www.facebook.com/pages/Ayat-Ayat-Cinta/223037647831635?group_id=0
BERSYUKURLAH
Bersyukurlah - KETIKA aku ingin hidup KAYA, Aku lupa bahwa hidup adalah KEKAYAAN.
KETIKA aku takut MEMBERI, Aku lupa bahwa semua yang aku miliki adalah PEMBERIAN.
KETIKA aku ingin jadi yang TERKUAT, Aku lupa bahwa dalam KELEMAHAN, Allah memberi aku KEKUATAN.
KETIKA aku takut RUGI, Aku lupa bahwa HIDUPKU adalah sebuah KEBERUNTUNGAN.
HIDUP ini sangatlah INDAH, Jika MENSYUKURI apa yang sudah ada.
Adakalanya yang TERINDAH bukanlah yang TERBAIK,
Yang SEMPURNA tidak menjanjikan KEBAHAGIAAN.
Tetapi ketika kita mampu dan mau MENERIMA semua KEKURANGAN dan KELEBIHAN.
Itulah KEBAHAGIAAN.
Jika SENDIRI jangan merasa SEPI... Ada Allah yang MENGAWASI.
Jika SEDIH jangan PENDAM dalam HATI... Ada Allah tempat BER-DOA.
Jika MARAH jangan FIKIR dalam HATI... Ada Allah tempat menenangkan Diri...
Jika SUSAH jangan MERASA PILU... Ada Allah tempat MENGADU...
Jika GAGAL jangan BERPUTUS ASA... Ada Allah tempat MEMINTA...
Jika BAHAGIA jangan menjadi LUPA... Pada Allah tempat BERSYUKUR...
KETIKA aku takut MEMBERI, Aku lupa bahwa semua yang aku miliki adalah PEMBERIAN.
KETIKA aku ingin jadi yang TERKUAT, Aku lupa bahwa dalam KELEMAHAN, Allah memberi aku KEKUATAN.
KETIKA aku takut RUGI, Aku lupa bahwa HIDUPKU adalah sebuah KEBERUNTUNGAN.
HIDUP ini sangatlah INDAH, Jika MENSYUKURI apa yang sudah ada.
Adakalanya yang TERINDAH bukanlah yang TERBAIK,
Yang SEMPURNA tidak menjanjikan KEBAHAGIAAN.
Tetapi ketika kita mampu dan mau MENERIMA semua KEKURANGAN dan KELEBIHAN.
Itulah KEBAHAGIAAN.
Jika SENDIRI jangan merasa SEPI... Ada Allah yang MENGAWASI.
Jika SEDIH jangan PENDAM dalam HATI... Ada Allah tempat BER-DOA.
Jika MARAH jangan FIKIR dalam HATI... Ada Allah tempat menenangkan Diri...
Jika SUSAH jangan MERASA PILU... Ada Allah tempat MENGADU...
Jika GAGAL jangan BERPUTUS ASA... Ada Allah tempat MEMINTA...
Jika BAHAGIA jangan menjadi LUPA... Pada Allah tempat BERSYUKUR...
8 Pekerjaan yang Cocok Dilakukan Mahasiswa
JAKARTA - Kamu mahasiswa yang sudah memiliki alasan
untuk berkerja walaupun masih kuliah? Apapun alasanmu, baiknya kamu siap
dengan risiko yang akan kamu hadapi. Sebab, peran ganda akan menuntut
tanggung jawab ganda pula.
Kira-kira, pekerjaan apa ya, yang mungkin cocok dilakukan oleh mahasiswa? Pasalnya, tidak semua jenis pekerjaan mampu diemban olehmu yang masih memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikan studi.
Kalau kamu bingung, Yuk simak pekerjaan apa saja yang sekiranya cocok untuk dilakukan olehmu versi huffpost college yang okezone kutip, Minggu (7/8/2011).
1. Penulis Online
Cocok dilakukan oleh mahasiswa karena selain gaya hidup dalam jaringan (daring/online) sangat dekat dengan kehidupanmu. Kamu bisa melamar ke portal berita online atau menjadi penulis konten website di satu perusahaan.
Bahkan sekarang perusahaan-perusahaan sedang gencarnya melakukan promosi melalui media sosial , dari pengakuan mahasiswa yang berkerja sebagai penulis konten media sosial, gaji yang diterima cukup untuk membiayai kuliahnya loh!
2. Tutor
Kamu bisa mengajukan lamaran ke tempat belajar non formal seperti tempat kursus, les, atau lainnya. Selain bisa mendapatkan dana tambahan, kamu juga bisa mendapat banyak pelajaran. Konon, semakin kita mentransfer ilmu yang telah kita dapat, maka akan semakin membuat kita merasa kurang, itulah yang membuat kita semakin giat mencari pengetahuan untuk menunjang transfer ilmu selanjutnya.
3. Humas
Tidak hanya cocok untuk mahasiswa jurusan komunikasi, tetapi jurusan lain pun bisa cocok dengan pekerjaan ini. Kehumasan memiliki fleksibilitas waktu yang bisa kamu sesuaikan dengan jadwal kuliahmu, selain itu, bekrja di bidang kehumasan bisa meluaskan jaringanmu loh!
4. Staff Admin
Biasanya cocok untuk magang, tetapi enggak ada salahnya untuk dicoba. Gaji untuk staff admin lumayan untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi agak kurang fleksibel untuk jam kerjanya. Mungkin kamu yang ambil kuliah malam cocok dengan pekerjaan ini.
5. Staff Peneliti
Cocok untuk kamu yang suka melakukan penelitian. Pekerjaan ini agak jarang sih, tetapi bukan berarti enggak ada. Kamu bisa bantu dosenmu yang kiranya sedang melakukan penelitian, atau melamar di lembaga penelitian dan pengembangan (litbang) suatu perusahaan. Pekerjaan ini merupakan pekerjaan yang cukup prospektif untuk kamu mahasiswa dengan jurusan ilmu eksak.
6. Hospitality
Ini bukan pekerjaan yang berhubungan dengan rumah sakit ya. Mungkin kamu bingung, hospitality itu pekerjaan jenis apa sih? Hospitality itu pekerjaan yang berhubungan dengan pelayanan, misal karyawan restoran atau hotel, seperti koki, pramusaji, housekeeping dan lainnya. Walaupun terkesan enggak menjanjikan dalam hal karir, tetapi jangan salah persepsi loh, selain menjanjikan waktu kerja yang fleksibel, pendapatannya juga cukup lumayan. Apalagi jika restoran atau cafenya popular, konon tipsmu bisa lebih besar dari gajimu!
7. Jasa Marketing
Bagi kamu yang ingin berwirausaha selepas kuliah, pekerjaan ini cocok banget. Apalagi kamu lakukan saat kuliah, maka mental marketingmu akan terasah. Ajukan dirimu sebagai marketing officer, selain waktu kerja yang fleksibel, kamu bisa menambah jaringan juga loh.
8. Jasa Antar-Jemput
Enggak punya waktu untuk membuat CV atau malas menyesuaikan waktu dengan pekerjaan? Pekerjaan ini mungkin terdengar menggelitik, tetapi bisa menghasilkan uang tambahan yang lumayan. Jika kamu memiliki kendaraan, kamu bisa menawarkan tetanggamu untuk mengantarkan anaknya sekolah tiap pagi dan menjemput mereka sepulang sekolah atau menawarkan mengantar mereka ke kantor dengan meminta bayaran perbulan.
Pengakuan mahasiswa "ojek" di daerah Depok, dia bisa mendapatkan Rp1 juta per bulan dengan jumlah pelanggan 3 orang.
Nah, jadi kamu mau pilih yang mana? Baiknya pilih yang sesuai dengan minat, jurusan kuliah dan waktu kuliahmu.
sumber : http://kampus.okezone.com/read/2011/08/07/373/489066/inilah-8-pekerjaan-yang-cocok-dilakukan-mahasiswa
Kira-kira, pekerjaan apa ya, yang mungkin cocok dilakukan oleh mahasiswa? Pasalnya, tidak semua jenis pekerjaan mampu diemban olehmu yang masih memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikan studi.
Kalau kamu bingung, Yuk simak pekerjaan apa saja yang sekiranya cocok untuk dilakukan olehmu versi huffpost college yang okezone kutip, Minggu (7/8/2011).
1. Penulis Online
Cocok dilakukan oleh mahasiswa karena selain gaya hidup dalam jaringan (daring/online) sangat dekat dengan kehidupanmu. Kamu bisa melamar ke portal berita online atau menjadi penulis konten website di satu perusahaan.
Bahkan sekarang perusahaan-perusahaan sedang gencarnya melakukan promosi melalui media sosial , dari pengakuan mahasiswa yang berkerja sebagai penulis konten media sosial, gaji yang diterima cukup untuk membiayai kuliahnya loh!
2. Tutor
Kamu bisa mengajukan lamaran ke tempat belajar non formal seperti tempat kursus, les, atau lainnya. Selain bisa mendapatkan dana tambahan, kamu juga bisa mendapat banyak pelajaran. Konon, semakin kita mentransfer ilmu yang telah kita dapat, maka akan semakin membuat kita merasa kurang, itulah yang membuat kita semakin giat mencari pengetahuan untuk menunjang transfer ilmu selanjutnya.
3. Humas
Tidak hanya cocok untuk mahasiswa jurusan komunikasi, tetapi jurusan lain pun bisa cocok dengan pekerjaan ini. Kehumasan memiliki fleksibilitas waktu yang bisa kamu sesuaikan dengan jadwal kuliahmu, selain itu, bekrja di bidang kehumasan bisa meluaskan jaringanmu loh!
4. Staff Admin
Biasanya cocok untuk magang, tetapi enggak ada salahnya untuk dicoba. Gaji untuk staff admin lumayan untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi agak kurang fleksibel untuk jam kerjanya. Mungkin kamu yang ambil kuliah malam cocok dengan pekerjaan ini.
5. Staff Peneliti
Cocok untuk kamu yang suka melakukan penelitian. Pekerjaan ini agak jarang sih, tetapi bukan berarti enggak ada. Kamu bisa bantu dosenmu yang kiranya sedang melakukan penelitian, atau melamar di lembaga penelitian dan pengembangan (litbang) suatu perusahaan. Pekerjaan ini merupakan pekerjaan yang cukup prospektif untuk kamu mahasiswa dengan jurusan ilmu eksak.
6. Hospitality
Ini bukan pekerjaan yang berhubungan dengan rumah sakit ya. Mungkin kamu bingung, hospitality itu pekerjaan jenis apa sih? Hospitality itu pekerjaan yang berhubungan dengan pelayanan, misal karyawan restoran atau hotel, seperti koki, pramusaji, housekeeping dan lainnya. Walaupun terkesan enggak menjanjikan dalam hal karir, tetapi jangan salah persepsi loh, selain menjanjikan waktu kerja yang fleksibel, pendapatannya juga cukup lumayan. Apalagi jika restoran atau cafenya popular, konon tipsmu bisa lebih besar dari gajimu!
7. Jasa Marketing
Bagi kamu yang ingin berwirausaha selepas kuliah, pekerjaan ini cocok banget. Apalagi kamu lakukan saat kuliah, maka mental marketingmu akan terasah. Ajukan dirimu sebagai marketing officer, selain waktu kerja yang fleksibel, kamu bisa menambah jaringan juga loh.
8. Jasa Antar-Jemput
Enggak punya waktu untuk membuat CV atau malas menyesuaikan waktu dengan pekerjaan? Pekerjaan ini mungkin terdengar menggelitik, tetapi bisa menghasilkan uang tambahan yang lumayan. Jika kamu memiliki kendaraan, kamu bisa menawarkan tetanggamu untuk mengantarkan anaknya sekolah tiap pagi dan menjemput mereka sepulang sekolah atau menawarkan mengantar mereka ke kantor dengan meminta bayaran perbulan.
Pengakuan mahasiswa "ojek" di daerah Depok, dia bisa mendapatkan Rp1 juta per bulan dengan jumlah pelanggan 3 orang.
Nah, jadi kamu mau pilih yang mana? Baiknya pilih yang sesuai dengan minat, jurusan kuliah dan waktu kuliahmu.
sumber : http://kampus.okezone.com/read/2011/08/07/373/489066/inilah-8-pekerjaan-yang-cocok-dilakukan-mahasiswa
Cara Meningkatkan Rasa Percaya diri
Percaya diri adalah
seberapa besar Anda yakin akan kemampuan diri sendiri, yakin dengan kelebihan
yang dimiliki, dan tidak mempermasalahkan
kekurangan yang melekat pada diri. Persepsi Anda mengenai diri sendiri memiliki
dampak yang sangat besar terhadap cara orang lain memandang Anda. Semakin besar
tingkat kepercayaan diri Anda, maka peluang Anda untuk sukses pun semakin
besar.
Memang, banyak sekali faktor yang
mempengaruhi rasa percaya diri, termasuk hal-hal di luar diri Anda. Namun, ada
beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membangun kepercayaan diri tersebut.
Berikut 10 cara yang dapat Anda ikuti.
1.
Pakaian
yang bagus
Penampilan bukan segalanya. Tapi pakaian yang Anda kenakan akan berpengaruh besar bagi Anda dalam memandang diri sendiri. Tak ada orang yang lebih sadar akan penampilan fisik Anda kecuali Anda sendiri. Bila penampilan Anda buruk, maka itu akan berpengaruh buruk pula terhadap cara Anda membawa diri dan berinteraksi dengan orang lain.Bukan berarti Anda harus punya banyak baju, membeli koleksi pakaian yang mahal, dan sebagainya. Yang paling penting, kenakan pakaian terbaik yang membuat Anda merasa nyaman dan percaya diri. Jangan lupa pula untuk menjaga kebersihan anggota tubuh seperti gigi, rambut, dan sebagainya.
Penampilan bukan segalanya. Tapi pakaian yang Anda kenakan akan berpengaruh besar bagi Anda dalam memandang diri sendiri. Tak ada orang yang lebih sadar akan penampilan fisik Anda kecuali Anda sendiri. Bila penampilan Anda buruk, maka itu akan berpengaruh buruk pula terhadap cara Anda membawa diri dan berinteraksi dengan orang lain.Bukan berarti Anda harus punya banyak baju, membeli koleksi pakaian yang mahal, dan sebagainya. Yang paling penting, kenakan pakaian terbaik yang membuat Anda merasa nyaman dan percaya diri. Jangan lupa pula untuk menjaga kebersihan anggota tubuh seperti gigi, rambut, dan sebagainya.
2.
Berjalan
cepat
Salah satu cara termudah untuk mengetahui perasaan seseorang saat ini, adalah dengan memperhatikan cara dia berjalan. Apakah lambat? Lelah? Menyakitkan? Atau energik penuh semangat? Orang yang percaya diri biasanya berjalan cepat. Mereka memiliki tempat untuk pergi, orang-orang untuk dikunjungi, dan hal-hal penting untuk dikerjakan. Berjalan 25% lebih cepat akan membuat Anda terlihat dan merasa lebih penting.
Salah satu cara termudah untuk mengetahui perasaan seseorang saat ini, adalah dengan memperhatikan cara dia berjalan. Apakah lambat? Lelah? Menyakitkan? Atau energik penuh semangat? Orang yang percaya diri biasanya berjalan cepat. Mereka memiliki tempat untuk pergi, orang-orang untuk dikunjungi, dan hal-hal penting untuk dikerjakan. Berjalan 25% lebih cepat akan membuat Anda terlihat dan merasa lebih penting.
3.
Bahasa
tubuh yang baik
Bahasa tubuh pasti menceritakan sesuatu. Orang dengan bahu merosot dan gerakan lesu, menunjukan bahwa dia kurang percaya diri. Mereka tidak antusias tentang apa yang mereka lakukan dan mereka tidak menganggap diri mereka penting. Dengan melatih bahasa tubuh yang baik, secara otomatis Anda akan merasa lebih percaya diri. Berdiri tegak, mata lurus ke depan. Anda akan membuat kesan positif pada orang lain dan langsung merasa lebih percaya diri.
Bahasa tubuh pasti menceritakan sesuatu. Orang dengan bahu merosot dan gerakan lesu, menunjukan bahwa dia kurang percaya diri. Mereka tidak antusias tentang apa yang mereka lakukan dan mereka tidak menganggap diri mereka penting. Dengan melatih bahasa tubuh yang baik, secara otomatis Anda akan merasa lebih percaya diri. Berdiri tegak, mata lurus ke depan. Anda akan membuat kesan positif pada orang lain dan langsung merasa lebih percaya diri.
4.
Iklan
pribadi
Salah satu cara terbaik untuk membangun kepercayaan diri adalah mendengarkan atau membaca kalimat-kalimat motivasi dari para motivator. Sayangnya, Anda tidak setiap saat bisa bersama sang motivator idola Anda. Karena itu, Anda bisa mencoba iklan pribadi. Tulislah iklan yang durasinya sekitar 30 hingga 60 detik, yang menceritakan kekuatan dan tujuan Anda. Lalu bacalah di depan cermin dengan suara sekeras mungkin.
Salah satu cara terbaik untuk membangun kepercayaan diri adalah mendengarkan atau membaca kalimat-kalimat motivasi dari para motivator. Sayangnya, Anda tidak setiap saat bisa bersama sang motivator idola Anda. Karena itu, Anda bisa mencoba iklan pribadi. Tulislah iklan yang durasinya sekitar 30 hingga 60 detik, yang menceritakan kekuatan dan tujuan Anda. Lalu bacalah di depan cermin dengan suara sekeras mungkin.
5.
Bersyukur
Bila Anda terlalu fokus pada apa yang Anda inginkan, pikiran menciptakan alasan mengapa Anda tidak bisa memilikinya. Hal ini membawa Anda untuk memikirkan kelemahan Anda. Cara terbaik untuk menghindari hal ini adalah secara sadar berfokus pada rasa syukur. Sisihkan waktu setiap hari untuk mengingat hal-hal apa saja yang membuat anda harus bersyukur. Ingat kesuksesan masa lalu Anda, keterampilan yang unik, hubungan cinta, dan momentum positif. Anda akan kagum betapa banyak hal yang telah anda miliki, dan itu akan membuat Anda termotivasi untuk menjalani hari-hari berikutnya menuju sukses.
Bila Anda terlalu fokus pada apa yang Anda inginkan, pikiran menciptakan alasan mengapa Anda tidak bisa memilikinya. Hal ini membawa Anda untuk memikirkan kelemahan Anda. Cara terbaik untuk menghindari hal ini adalah secara sadar berfokus pada rasa syukur. Sisihkan waktu setiap hari untuk mengingat hal-hal apa saja yang membuat anda harus bersyukur. Ingat kesuksesan masa lalu Anda, keterampilan yang unik, hubungan cinta, dan momentum positif. Anda akan kagum betapa banyak hal yang telah anda miliki, dan itu akan membuat Anda termotivasi untuk menjalani hari-hari berikutnya menuju sukses.
6.
6. Pujian
orang lain
Ketika kita berpikir negatif tentang diri kita, kita sering merasa bahwa itu adalah pandangan orang lain tentang diri kita. Lalu kita merasa diremehkan, dihina, dan sebagainya. Untuk memecahkan siklus negatif seperti ini, coba biasakan diri memuji orang lain. Hindari gosip atau membicarakan kejelekan orang lain di belakangnya. Lambat-laun, orang-orang akan menyukai Anda, dan ini bisa meningkatkan rasa percaya diri. Fokus pada hal-hal yang terbaik saja pada orang lain, akan membantu anda keluar dari lingkaran negatif tersebut.
Ketika kita berpikir negatif tentang diri kita, kita sering merasa bahwa itu adalah pandangan orang lain tentang diri kita. Lalu kita merasa diremehkan, dihina, dan sebagainya. Untuk memecahkan siklus negatif seperti ini, coba biasakan diri memuji orang lain. Hindari gosip atau membicarakan kejelekan orang lain di belakangnya. Lambat-laun, orang-orang akan menyukai Anda, dan ini bisa meningkatkan rasa percaya diri. Fokus pada hal-hal yang terbaik saja pada orang lain, akan membantu anda keluar dari lingkaran negatif tersebut.
7.
Duduk di
barisan depan
Di sekolah, kantor, dan majelis umum di seluruh dunia, kebanyakan orang lebih suka duduk di barisan belakang. Kebanyakan orang lebih memilih berada di belakang karena takut ketahuan. Hal ini mencerminkan kurangnya kepercayaan diri. Dengan memutuskan untuk duduk di barisan depan, Anda bisa melawan rasa ketakutan yang irasional dan membangun kepercayaan diri. Anda juga akan lebih “terlihat” oleh orang-orang penting yang berpidato di podium.
Di sekolah, kantor, dan majelis umum di seluruh dunia, kebanyakan orang lebih suka duduk di barisan belakang. Kebanyakan orang lebih memilih berada di belakang karena takut ketahuan. Hal ini mencerminkan kurangnya kepercayaan diri. Dengan memutuskan untuk duduk di barisan depan, Anda bisa melawan rasa ketakutan yang irasional dan membangun kepercayaan diri. Anda juga akan lebih “terlihat” oleh orang-orang penting yang berpidato di podium.
8.
Bicaralah
Jika berada di sebuah forum diskusi, banyak orang yang tak pernah berbicara karena takut orang akan menghakimi mereka akibat mengatakan sesuatu yang bodoh. Ketakutan seperti ini sebenarnya tidak beralasan. Faktanya, orang lain tidaklah sesadis yang kita bayangkan. Dan kebanyakan orang pun punya ketakutan yang lebih kurang sama seperti Anda. Cobalah berusaha untuk mulai berani berbicara di depan publik, misalnya di dalam sebuah forum diskusi. Siapa tahu, ini bisa menjadi bekal yang sangat bermanfaat bagi Anda untuk membangun kepercayaan diri ketika berbicara di depan publik.
Jika berada di sebuah forum diskusi, banyak orang yang tak pernah berbicara karena takut orang akan menghakimi mereka akibat mengatakan sesuatu yang bodoh. Ketakutan seperti ini sebenarnya tidak beralasan. Faktanya, orang lain tidaklah sesadis yang kita bayangkan. Dan kebanyakan orang pun punya ketakutan yang lebih kurang sama seperti Anda. Cobalah berusaha untuk mulai berani berbicara di depan publik, misalnya di dalam sebuah forum diskusi. Siapa tahu, ini bisa menjadi bekal yang sangat bermanfaat bagi Anda untuk membangun kepercayaan diri ketika berbicara di depan publik.
9.
Olah raga
Sama halnya penampilan, kebugaran fisik pun memiliki efek besar pada rasa percaya diri. Anda tidak harus bertubuh ideal, punya bodi seperti binaragawan, dan sebagainya. Yang penting, jaga kesehatan dan kebugaran tubuh, serta rajin olah raga. Memiliki disiplin untuk berolah raga tidak hanya membuat Anda merasa lebih baik, tapi juga menciptakan momentum positif pada diri Anda sepanjang hari.
Sama halnya penampilan, kebugaran fisik pun memiliki efek besar pada rasa percaya diri. Anda tidak harus bertubuh ideal, punya bodi seperti binaragawan, dan sebagainya. Yang penting, jaga kesehatan dan kebugaran tubuh, serta rajin olah raga. Memiliki disiplin untuk berolah raga tidak hanya membuat Anda merasa lebih baik, tapi juga menciptakan momentum positif pada diri Anda sepanjang hari.
Kita terlalu sering terjebak pada keinginan diri sendiri. Kita fokus terlalu banyak pada diri kita sendiri, dan kurang peduli pada kebutuhan orang lain. Padahal jika mencoba untuk berkonsentrasi pada kontribusi diri terhadap orang lain misalnya, maka Anda tidak akan terlalu khawatir lagi terhadap kekurangan sendiri. Hal ini akan meningkatkan kepercayaan diri dan memungkinkan Anda untuk berkontribusi dengan efisiensi maksimum. Semakin Anda berkontribusi ke dunia, semakin Anda akan dihargai dan diakui. Jalan menuju sukses pun terbuka semakin lebar!
sumber : http://www.pickthebrain.com/blog/10-ways-to-instantly-build-self-confidence/
Tips Menjadi Wirausaha
10 Tips Menjadi Wirausaha yang sangat penting untuk di ketahui bagi mereka yang ingin sukses di dalam segala usaha mereka. Selamat membaca.
1. Awali
Dengan Impian dan Imajinasi
Sebelum manusia bisa mendarat di bulan, tak pernah
ada yang berfikir bahwa hal itu adalah sebuah kenyataan. Ide mendarat di bulan
pada awalnya adalah sebuah mimpi indah yang tak akan pernah terwujud. Namun impian dan imajinasi itu akhirnya berubah menjadi
kenyataan ketika seseorang telah membuktikannya dengan pendaratan manusia
pertama kali ke bulan. Yang perlu diingat adalah segala sesuatu keberhasilan
itu bermula dari impian dan keyakinan dengan didorong oleh kerja keras untuk
mewujudkannya. Jika anda mempunyai impian untuk menjadi seorang pengusaha yang
sukses dan punya niat untuk mewujudkannya, maka segeralah bangun dari mimpi
anda. Bekerja keraslah untuk segera merubah mimpi anda itu menjadi kenyataan.
Hanya seorang pemimpi yang mampu menciptakan dan membuat sebuah terobosan dalam
produk, jasa ataupun ide yang bisa sukses. Mereka tidak mengenal kata tidak
bisa atau tidak mampu.
2.
Semangat dan
Kegigihan
Antusiasme, semangat dan
kegigihan adalah sebuah modal utama di dalam memulai sebuah perjuangan baru
untuk mencapai keberhasilan. Bila anda loyo, tidak bersemangat dan dan
bermalasan, yakinlah tidak lama lagi anda akan segera mengalami kegagalan
total. Carilah motivasi usaha anda itu dengan mempelajari perjuangan
pengusaha-pengusaha yang sukses pendahulu anda.
3. Mempunyai Pengetahuan Dasar-dasar Bisnis
Tanpa adanya pengetahuan
dasar-dasar bisnis hanya akan membuat usaha anda seperti sebuah kelinci
percobaan. Kemungkinan besar hanya akan banyak mengalami kegagalan. Tidak akan
ada sukses tanpa sebuah pengetahuan. Yang terbaik adalah belajar sambil bekerja. Bekerja
dengan orang lain dulu sebelum anda menjadi pebisnis sangat membantu anda menyerap ilmu dan
pengalaman dan siap sukses.
4.
Berani Mengambil
Resiko
Setiap sesuatu yang kita
usahakan tentu akan ada resikonya. Semakin besar hasil yang ingin dicapai,
tentu kemungkinan resiko yang akan dialami apabila mengalami kegagalan juga besar.
Orang yang berani mengambil resiko adalah calon orang yang sukses. Jangan takut
akan kegagalan, tapi jadikanlah kegagalan itu sebagai batu loncatan menuju
kesuksesan.
5.
Kerja Keras
Hanya dengan bekerja keraslah
sebuah usaha akan mengalami kemajuan dan kesuksesan. Bohong apabila ada yang
mengatakan dia meraih keberhasilan yang gemilang hanya dengan duduk beberapa
saat di tempat kerja seperti yang sering dikatakan pengiklan di internet.
Sebenarnya awal mula mereka merintis usahanya itu adalah dengan kerja keras
tanpa mengenal putus asa dan banyak berkorban waktu dan tenaga.
6. Mau Belajar Dari Pengalaman Orang Lain
Pepatah mengatakan: “Pengalaman adalah guru yang terbaik.” Seorang calon pengusaha yang sukses mau mengambil pengalaman dari orang lain dan dari dirinya sendiri. Apapun pengalaman seseorang itu baik kesuksesan atau kegagalan harus dijadikan suatu pelajaran yang berharga sebagai panduan dia dalam memulai usaha atau mengembangkan usahanya.
Pepatah mengatakan: “Pengalaman adalah guru yang terbaik.” Seorang calon pengusaha yang sukses mau mengambil pengalaman dari orang lain dan dari dirinya sendiri. Apapun pengalaman seseorang itu baik kesuksesan atau kegagalan harus dijadikan suatu pelajaran yang berharga sebagai panduan dia dalam memulai usaha atau mengembangkan usahanya.
7. Bersedia Menerima
kritikan dan Nasehat Dari Orang Lain
Sebagian orang menganggap bahwa kritikan yang ditujukan kepadanya itu adalah sebagai sebuah penghambat bagi kelangsungan usahanya. Akan tetapi bagi orang yang berfikir normal akan menjadikan kritikan atau bahkan nasehat dari orang lain itu sebagai gurunya yang membimbing dia ke arah sukses. Menerima kritikan berarti menyadari bahwa kita mempunyai kekurangan. Dengan mengetahui kekurangan yang ada pada kita maka kita bisa memperbaiki kekurangan itu. Berterimakasihlah kepada orang yang mau menegur dan mengkritik kita.
Sebagian orang menganggap bahwa kritikan yang ditujukan kepadanya itu adalah sebagai sebuah penghambat bagi kelangsungan usahanya. Akan tetapi bagi orang yang berfikir normal akan menjadikan kritikan atau bahkan nasehat dari orang lain itu sebagai gurunya yang membimbing dia ke arah sukses. Menerima kritikan berarti menyadari bahwa kita mempunyai kekurangan. Dengan mengetahui kekurangan yang ada pada kita maka kita bisa memperbaiki kekurangan itu. Berterimakasihlah kepada orang yang mau menegur dan mengkritik kita.
8. Menjalin Kerjasama Dengan Orang Lain
Betapapun pandainya seseorang itu, apabila dia bekerja sendiri maka perjuangannya itu hanya akan sia-sia belaka. Tidak ada seorang pebisnis pun yang mampu bekerja sendiri. Kerjasama dengan rekan, teman, mitra kerja dan klien sangat penting bagi perkembangan suatu bisnis. Merekalah yang akan memberi masukan, saran dan kritik dan membantu di saat-saat sulit. Seorang pebisnis harus mampu menjalin kerjasama dan bergaul untuk menjalin relasi bisnis dengan seluas-luasnya.
Betapapun pandainya seseorang itu, apabila dia bekerja sendiri maka perjuangannya itu hanya akan sia-sia belaka. Tidak ada seorang pebisnis pun yang mampu bekerja sendiri. Kerjasama dengan rekan, teman, mitra kerja dan klien sangat penting bagi perkembangan suatu bisnis. Merekalah yang akan memberi masukan, saran dan kritik dan membantu di saat-saat sulit. Seorang pebisnis harus mampu menjalin kerjasama dan bergaul untuk menjalin relasi bisnis dengan seluas-luasnya.
9. Berani Menghadapi Kegagalan
Jangan dikira para pebisnis yang telah mapan dan maju tidak pernah mengalami kegagalan. Bahkan mereka pun suatu waktu pernah mengalaminya. Hanya saja mereka tidak pernah putus asa dan terus berusaha sampai sukses. Orang yang takut gagal adalah orang yang pengecut yang tidak berani melakukan apapun dan kerjanya hanya menghayal saja.
Jangan dikira para pebisnis yang telah mapan dan maju tidak pernah mengalami kegagalan. Bahkan mereka pun suatu waktu pernah mengalaminya. Hanya saja mereka tidak pernah putus asa dan terus berusaha sampai sukses. Orang yang takut gagal adalah orang yang pengecut yang tidak berani melakukan apapun dan kerjanya hanya menghayal saja.
10. Tidak Suka Menunda
Seperti kata pepapatah: “Time is money!” Oleh karena janganlah suka menunda-nunda suatu pekerjaan. Lakukanlah saat ini, sekarang juga selagi ada kesempatan. Menunda suatu pekerjaan berarti adalah suatu kerugian yang akan membuat anda menyesal.
Seperti kata pepapatah: “Time is money!” Oleh karena janganlah suka menunda-nunda suatu pekerjaan. Lakukanlah saat ini, sekarang juga selagi ada kesempatan. Menunda suatu pekerjaan berarti adalah suatu kerugian yang akan membuat anda menyesal.
Sebab wirausaha itu butuh praktek,
butuh ACTION!
Kalau anda belum juga mulai usaha,
ada baiknya anda lihat ke dalam diri anda sendiri. Ada apakah dengan diri anda?
Menurut saya, seorang wirausahawan
itu punya ciri atau karakter yang terangkum dalam kata ACTION.
A
= ACTION
Action atau tindakan adalah karakter
wirausaha. Menjadi wirausaha berarti mau mengambil inisiatif, mau melakukan
ACTION, mau mengambil tindakan untuk mengambil peluang yang ada. Wirausahawan
bukan sosok yang mudah berdiam diri. Mereka mengutamakan tindakan dalam
kesehariannya.
C=
CREATIVE
Wirausahawan
itu sosok kreatif. Mereka mampu menciptakan/mengembangkan sesuatu yang mungkin
sebelumnya dianggap biasa atau bahkan mustahil oleh banyak orang. Kreativitas
tersebut membuatnya berhasil membuat nilai tambah dalam apapun yang
digelutinya. Masalah mampu diubahnya menjadi peluang.
Mereka juga kreatif untuk menghadapi tantangan usaha yang dihadapi. Tantangan yang kian besar justru memompa semangatnya untuk lebih kreatif dalam menghadapi tantangan usaha.
Mereka juga kreatif untuk menghadapi tantangan usaha yang dihadapi. Tantangan yang kian besar justru memompa semangatnya untuk lebih kreatif dalam menghadapi tantangan usaha.
T= TRUST
Wirausahawan
memegang trust sebagai prinsip hidupnya. Dalam pengertian ke luar diri, trust
berarti tekad untuk memegang kepercayaan konsumen. Mereka sadar, kepercayaan adalah modal utama dalam bisnis.
Ke dalam diri, trust berarti percaya pada dirinya, pada apa yang di-ACTION-kannya. Wirausahawan punya rasa percaya diri untuk melakukan ACTION.
Ke dalam diri, trust berarti percaya pada dirinya, pada apa yang di-ACTION-kannya. Wirausahawan punya rasa percaya diri untuk melakukan ACTION.
I = INDEPENDENT
Independent
atau kemandirian menjadi jiwa wirausahawan. Mereka ingin bebas, ingin mengatur
hidupnya sesuai yang dia mau. Wirausaha mandiri ingin bekerja untuk dirinya sendiri. Mereka
mau mewujudkan impian-impiannya lewat usaha mandirinya itu.
Kemandirian tersebut juga membuatnya sadar akan resiko yang mungkin terjadi, dan dia siap menanggungnya sebab telah memilih jalan wirausaha.
Kemandirian tersebut juga membuatnya sadar akan resiko yang mungkin terjadi, dan dia siap menanggungnya sebab telah memilih jalan wirausaha.
O= OPPORTUNITY
Opportunity
atau kejelian melihat peluang/kesempatan adalah ciri wirausahawan. Dimana-mana
dia temukan ide ide bisnis yang bisa menjadi peluang bisnis baru.
Kejeliannya melihat peluang tersebut bukan saja menghasilkan uang bagi dirinya sendiri, tapi banyak orang lainnya.
Kejeliannya melihat peluang tersebut bukan saja menghasilkan uang bagi dirinya sendiri, tapi banyak orang lainnya.
N = NO QUIT
Wirausahawan
sejati tak pernah menyerah. Mereka tak pernah berhenti ACTION. Kegagalan tak
pernah dianggapnya sebagai kegagalan. Setiap kali jatuh, dengan cepat mereka
bangkit dan ACTION lagi. Mereka percaya kesuksesan itu
pasti akan datang.
Kesuksesan
itu tak datang tiba-tiba. Tapi melalui proses penuh keringat. Dan semuanya itu
akan terbayar lunas saat menjadi wirausaha sukses.
Sempat
beberapa waktu lalu dalam diskusi dengan Pak Imanuel Ginting dalam komentar di
postingan Siapkah Menghasilkan Uang dari Internet secara Full Time? saya
katakan…
“Saat
melihat seseorang yang sudah sukses, pelajari juga proses jatuh bangunnya.
Sebab itu akan mengasah mental entrepreneur kita.”
sumber :http://www.jokosusilo.com/2011/07/01/bagaimana-cara-memulai-wirausaha-agar-sukses/
Langganan:
Postingan (Atom)